Dalam rangka Lomba Visit Jawa Tengah 2015
Periode 3 " Wisata Kuline Jawa Tengah"
Sejak kecil hidupku
berpindah pindah, dari pesisir pantai utara hingga pesisir pantai selatan,
yaitu dari Kendal kepurbalingga lalu purwokerto dan sekarang dikebumen, seperti
membelah jawa tengah ya.
J
Kebetulan ada lomba visit jawa tengah periode 3 yang bertemakan kuliner jawa
tengah. Berhubung tempat tinggal ku ini semua didaerah jawa tengah, aku akan
berbagi informasi yang melezatkan tentang makanan khas daerah yang pernah aku
tinggal. Cekidott….
A. Kendal
Dari utara dulu yah.. di
kabupaten Kendal adalah tempat dimana aku mengenyam pendidikan dasar, di kota
inipun 6 tahun aku tinggal, sehinggal makanan khas di Kendal sudah tak asing
lagi bagi lidahku. Makanannyapun bermacam-macam, yang selalu membuatku rindu
ingin pulang kekampung halaman kecilku ini untuk sekedar menyantap
masakan-masakan yang lezat.
1. pecel Kembang Turi
Makanan unik satu ini mudah dijumpai di
Kabupaten Kendal khususnya disepanjang Arteri Kaliwungu atau Brangsong.
Pecel kembang turi ini
seperti pecel-pecel lainnya , dengan disajikannya beranekaragam sayuran hijau
yang diberi bumbu kacang khas yang memiliki rasa enak. Kita juga bisa meminta
tingkat kepedasan pada penjual pecel kembang turi ini.
Jika mampir ke Kendal
sekedar ingin mencipi pecel kembang turi ini dijual dengan harga Rp. 7000 saja.
Kalau yang ini namanya lucu, momoh seperti emoh
(tidak mau), padahal kalau sudah mencicipi makanan satu ini pasti anda
ketagihan dan selalu rindu ingin memakannya. Hehehe
Momoh ini bisa kita jumpai di Kaliwungu,
Kendal. Karena hanya ada disana saja, makanya buruan coba momoh ini yang juga
berkhasiat menambah stamina tubuh lhooooo .
Momoh adalah makanan khas Kaliwungu, Kendal.
Yang dibuat dari jeroan sapi. Dalam proses pembuatannyapun harus sabar, karena
membutuhkan waktu yang cukup lama. Soalnya, sapi yang telah dipotong dan
diambil jeroannya, lalu jeroan itu direbus hingga 3 jam. Nah, baru deh diberi
bumbu lalu digoreng. Kalau resep bumbu momoh ini adalah rahasia perusahaan jadi
kalau lewat wajib mampir untuk mencicipinya. Hehe
Momoh ada macamnya
lhooooo. Ada momoh goring dan momoh kuah. Tapi kebanyakan pelanggan memesan
momoh goreng, karena bisa dimakan dengan soto atau nasi pecel.
Momoh ini bisa bertahan
satu hari lebih, jika dimasukan kulkas bisa bertahan lebih lama yaitu sekitar 3
hari.
Harganya hanya dibanderol
Rp. 8000 saja.
3. Rica-rica menthog
Kali ini rica-ricanya
bebeda dengan rica-rica yang lain. jika mampir ke Kendal bisa menjumpai
rica-rica unik yaitu rica-rica menthog dan bumbu hijau yang pedas serta
disajikan dengan nasi putih yang hangat. Heummb nyummy
Rica-rica ini khusus untuk
penikmat makanan pedas dan suka tantangan. Daging menthognya juga sangat enak.
Salah satu daerah yang
menjual rica-rica menthog ini di Kecamatan Rowosari Kendal dengan harga
perporsi dibanderol Rp. 25.000 .
4. Bebek Ijo
Bagi pecinta pedas juga harus coba makanan
bebek ijo yang ada di Kendal, pasti akan puaassss J .
Selain pedas, bebek ijo
(hijau) warnanya juga benar-benar hijau karena dibalut dengan cabe hijau,
dagingnya juga empuk.
Cara memasaknya memerlukan
cukup kesabaran, karena mula-mula bebek dimasak dengan cara diungkep selama 30
menit. Setelah matang, bebek diangkat kemudian bunbu dicampurkan kedalam bebek,
selanjutnya dikukus selama 15 menit, dan siap dihidangkan.
Oh iya, bebeknyapun bukan
sembarang bebek. Bebek yang dipilih itu harus berusia antara 3-4 bulan.
Kita bisa menikmatinya
dengan harga Rp. 18.000 per porsi.
5. Soto Kendal
Soto adalah makanan
popular dinusantara, namun pastinya setiap daerah memiliki ciri khas
masing-masing. Soto Kendal inidisajikan dengan nasi putting, sambalnya terbuat
dari cabai pilihan. Bahannyapun cukup sederhana, yaitu nasi bihun, kecambah,
irisan selada, serta bawang gorenh, dan tidak ketinggalan ayam goring yang
telah disuir. Kuahnya bening, minyak yang terapung di kuah menjadi penggurih
rasa. Dan jika ingin menikmatinya kita hanya perlu mengeluarkan uang Rp. 10.000
.
6. Bandeng Tanpa Duri
Kali ini yang akan
dibahas adalah icon kota Kendal yaitu bandeng tanpa duri. Keistimewaan bandeng
dari Kabupaten Kendal adalah, tidak berbau lumpur, tekstur dagingnya lembut dan
rasanya manis gurih, sehingga apabila dimakan secara mentahpun tidak kalah
dengan ikan salmon, selain itu kandungan protein, omega dan kalsium cukup
tinggi sehingga baik untuk dikonsumsi oleh anak-anak Indonesia. Bandeng ini
juga bisa dijadikan oleh-oleh lho karena bisa bertahan lama, apalagi dimasukan
didalam kulkas. Harganyapun bermacam-macam, antara Rp. 7000 hingga Rp. 75.000
tergantung ukurannya.
7. Mangut
Lele
Makanan khas lainnya
adalah mangut lele, yang jarang bisa kita jumpai didaerah lain. karena yang
namanya mangut, biasanya dari ikan pare, ikan sembilang atau ikan manyung.
Sedang ikan lele, biasanya dimasak goreng atau dipecel.
Mangut lele yang dijual hanya di pantura
Kendal ini disajikan dengan rasa pedas yang sangat menggugah nafsu mankan dan
semangat.
Cara pembuatannyapun
sama dengan mangut lainnya, hanya saja ada resep rahasia dalam memasaknya
sehingga nikmatnya tak ada yang bisa menandingi. Nah, kalau ingin merasakan nimatinya mangut lele ini,
bisa mampir di Pantura Kaliwungu Kendal, bila sedang melintas. Harganya, sangat
terjangkau. Satu porsi berisi 2 ekor lele, hanya Rp 12.000.
8. Brongkos
Selanjutnya
brongkos. Brongkos adalah makanan khas daerah dataran tinggi Kendal yaitu
tepatnya di Kecamatan Sukorejo.
Brongkos terbuat dari daging sapi yang
dioleh dengan bumbu-bumbu khas yang menjadikan brongkos terasa berbeda dari
olahan daging sapi yang lain. Brongkos dapat ditemui disemua warung makan di
Sukorejo. Brongkos juga tidak hanya
berisi daging saja, tertapi ada pelengkap lainnya juga seperti tahu goring,
kulit dan daun melinjo. Kuahnyapun menggunakan kuah santan. Pokoknya uenaaakkk
rek…
9. Telur Ikan Mimi
Kali
ini, makanan yang wajib dihidangkan saat berbuka puasa. Wah bentar lagi ya. J sebelum ramadhan tiba masyarakat Kaliwungu
Kendal juga sudah mulai berburu, sebab jika tidak kebagian kita harus menunggu
satu tahun untuk bisa menimatinya.
Telur
ikan mimi ini adalah Butiran telur ikan yang sedikit keras ini rasanya gurih
enak, mirip telur kepiting. telur ikan mimi berasal dari ikan bercangkang lebar
pipih yang biasanya didapat dari laut. Konon, ikan ini selalu berpasangan atau
bertumpukan. Untuk mengambil telurnya, cukup dikeruk dari bagian bawah
cangkangnya. Biasanya dibuat urap dengan campuran kelapa parut atau dibuat
pepes. Rasanya yang gurih enak membuat orang selalu ketagihan dengan telur yang
satu ini.
Jangan heran jika warga selalu menikmati untuk melengkapi santapan berbuka.
telur ikan mimi
ini bisa kita nikmati dengan harga sekitar Rp. 5000 - Rp. 10.000 per porsinya
untuk tiga orang. Telur mimi banyak dijual di depan Masjid Agung Kaliwungu
menjelang bulan puasa.
Purbalingga
Kota yang
berada di kaki gunung slamet ini adalah kota kedua yang pernah aku singgahi
selama 3 tahun. Dengan cuaca yang dingin dan jalan dataran tinggi membuatku
rindu selalu cuacana itu yang sangat berbeda dengan Kabupaten Kendal. Berikut makanan
khas purbalingga yang melezatkan :
1. Mendoan
adalah makanan yang paling terkenal di Purbalingga, mendoan dibuat dari tempe kedelai.
Perbedaan mendoan dengan gorengan lain dari awal pembuatannya, jadi mendoan
tak bisa dibuat dari sembarang tempe. Tempe mendoan adalah tempe tipis yang
dibuat melebar/meluas. Untuk membuat mendoan,
tempe
ini diberi tepung yang dibumbu garam, ketumbar dan daun bawang. Digoreng
sebentar sehingga masih terasa lunak. Mendoan enak dinikmati saat masih hangat.
Harganyapun sangat murah hanya Rp 500 per potong .
2. Sroto
Sroto
adalah sebutan soto didaerah purbalingga dan banyumas. Perbedaan mendasar sroto dengan soto pada umumnya terletak
pada sambalnya yaitu sambal kacang yang pedas legit ini berbeda sekali dengan
soto di Kendal yang membuat saya merasa janggal, tapi setelah mencicipinya,
heummbbb jangan salah lagi ueenaakkknya. Soto ini juga menggunakan ketupat
bukan nasi, serta ditaburi suwiran daging dan remasan krupuk. Sroto Purbalingga
juga menggunakan krupuk namun warnanya merah putih. Harganyapun terjangkau,
sekitar Rp. 10.000 .
4. Buntil
Makanan unik yang saya jumpai di Purbalingga
aalah Buntil. Buntil dibuat dari kukusan daun keladi, daun pepaya atau daun
singkong yang diisi parutan kelapa dicampur ikan teri, diberi bumbu bawang,
cabai, lengkuas, asam, garam, dsb. Cara penyajiannya, buntil disiram kuah pedas
berbahan utama santan dan cabai merah, lengkap dengan cabai rawit dibiarkan
utuh, tidak diiris. Sangat nikmat dimakan saat hangat dengan nasi yang baru
tanak. Untuk oleh-oleh, sebaiknya beli Buntil yang tidak bersantan, karena bisa
tahan sampai seminggu. Buntil hampir selalu tersedia di setiap pasar pagi di
berbagai pelosok Kabupaten Purbalingga. Namun yang paling terkenal Buntil Pasar
Kutasari. Untuk mendapatkan semangkuk buntil di Pasar Kutasari, orang rela
mengantri sejak pagi.
Sate
Blater juga bisa menjadi menu pilihan lain yang khas dari Purbalingga.
Disebut Sate
Blater karena berasal dari
Desa Blater, Kecamatan Kalimanah.
Meski sama-sama sate
ayam, Sate Blater sedikit berbeda
dengan sate madura atau sate ayam lainnya. Perbedaannya terletak pada cara
memasaknya. Jika pada umumnya sate dibakar saat daging masih mentah, kalau sate
blater sebelum dibakar harus direndam dalam bumbu rahasia racikan khas
orang-orang Desa Blater, dan saat dibakarpun masih berkali-kali dilumuri bumbu
yang sama. Sehingga cita rasanya memang sangat terasa hingga gigitan terakhir. Pokoknya
bikin ketagihan. Proses memasak yang berbeda, membuat sate ini juga kuat
disimpan hingga tiga hari. bahkan jika disimpan di lemari pendingin bisa lebih
lama lagi..
6. Nopia
Nopia berasal
dari Purbalingga, sekitar tahun 50-an keluarga Ting Lie Liang memulai usaha
bikin penganan nopia
yang juga disebut telor gajah. Bantuknya putih dari tepung terigu
berisi gula Jawa.
Ada juga nopia mini yang biasa disebut mino. Baik nopia maupun mino tersedia
dalam berbagai rasa, seperti rasa durian, rasa nana, rasa stroberi dan yang
rasanya paling unik rasa bawang merah. Kue nopia
ini juga sering dibeli untuk oleh-oleh.
PURWOKERTO
Sebut saja
Kota metropolitannya kabupaten Banyumas J . disana aku sempat tinggal selama 1,5 tahun,
walaupun tidak selama dikota-kota lainnya aku tinggal, namun karena sudah
pernah belajar menyesuaikan hidup, di Kota ini aku tak canggung lagi dalam
penyesuaian. Sehingga tak butuh waktu
lama untuk mengenal daerah serta masakan kuliner dikota metropolitan ini.
Makanan
khas dari kota ini adalah
Bagaimana
dengan namanya, Lucu bukan? Tahu brontak adalah makanan khas purwokerto,
awalnyapun aku terkejut, tahu kok brontak. Ternyata tahu ini terbuat dari tahu
yang diberi tepung, diberi bumbu dan digoreng. karena saat di goreng sayuran
yang ada di dalam tahu pada keluar maka dinamai tahu berontak. Tahu brontak ini
mudah didapati disetiap warung makan, ataupun bisa kita jumpai pada sore hari
di tempat-tempat ramai Kota Purwokerto. Harganyapun terjangkau Rp. 500 per
biji.
Kripik
tempe merupakan salah satu julukan kota purwokerto. Karena banyak penduduk yang
memproduksi kripik tempe ini. pembuatannyapun tidak jauhdari pembuatan mendoan,
hanya saja kripik tempe digoreng dengan waktu yang lebih lama dari mendoan
hingga tempenya mengering dan mengkripik. Kalau soal harga, biasanya kripik
tempe sudah berada pada kemasan sehingga harganyapun bermacam-macam.
Gethuk
ini sangatlah terkenal di Purwokerto walaupun sentralnya itu di kecamatan
sokaraja, daerah pinggir kota Purwokerto. Rasanya yang manis dan terdiri dari
macam-macam rasa, durian, gula jawa, dsb. Harganyapun perkilo, satu kilo
sekitar Rp.15.000 . gethuk biasanya dibeli oleh wisatawan untuk oleh-oleh sanak
saudara di rumah.
4.
Kraca
Kraca adalah
makanan asing yang aku dengar di Kota Purwokerto ini. ternyata kraca itu bahan
utamanya adalah keong sawah. Keong sawah yang dimasak berkuah dengan
bumbu-bumbu yang kuat memberi nuansa pedas dan segar di tenggorokan. Kraca ini
banyak dijumpai didaerah Baturaden. Cara penyajiannyapun keong masih dengan
cangkannya, jadi kita bisa menyeruput cangkangnya agar keongnya keluar untuk
dimakan. Jangan khawatir, sebelum dimasak keong dibersihkan terlebih dahulu.
Dage
adalah kudapan mirip kue yang berbahan dasar ampas kacang yang digumpalkan dan
dijamurkan. Dage banyak dijual dipasar dan pedagang sayur keliling. Dage Biasa
disajikan berupa goreng tepung berbumbu dan disantap dengan cabe rawit yang
dijual oleh penjual gorengan dipinggir jalan. Dage kesukaanku adalah dage yang
digoreng kering, bukan basah. Karena rasanya lebih enak menurutku. Jadi mampirlah
ke kota metropolitan ini, dan mencicipin makanan yang asing dilidah dan
telinga.
6.Themlek
themlek,
asing bukan? Pertamakali aku dengar, heumbbb garuk-garuk kepala sammbil
mikir.hehehe ternyata themlek itu kudapan ringan dari ampas tahu berbumbu yang
digoreng dengan adonan tepung. Bentuknya kecil-kecil, enaakkkk. Dijual dipinggir
jalan bebarengan dengan orang yang menjual gorengan tahun, mendoan, dage ,dsb. Walaupun
setelah makan themlek tenggorokan akan terasa seret. Namun bagiku itu enak
karena rasanya juga agak pedas.
KEBUMEN
Tadi sudah
dari pesisir pantai utara, pegunungan, sampai kota metropolitan. Sekarang kita
akan membahas kuliner yang ada di pesisir pantai selatan yaitu Kebumen. Kota terakhir
yang sekarang menjadi tempat tinggalku yang baru 3 tahun ini. dan tentunya
memiliki ke khasan dalam dunia kekulineran donk.
Dari paling
ujung timur dulu yah, sebut saja sate ambal. Walaupun sate itu sudah merajalela
didunia kekulineran. Tapi jangan salah mencoba sate yang satu ini. sate yang
berasal dari kota kebumen bagian timur, lebih tepatnya didesa ambalresmi
kecamatan ambal. Itu sebabnya dinamakan sate ambal. Walaupun sate itu sudah ada
dimana-mana tapi sate ambal memiliki sesuatu yang berbeda dalam penyajiannya
dan yang pasti sangat maknyus dan nendang rasanya.
Ternyata
sate ambal ini bukan sembarang sate, karena ayam yang digunakan hanya ayam
betina yang dagingnya banyak mengandung gajih.
Pembuatannya
yaitu ayam yang sudah dibersihi harus dimasak dulu, makanya daging akan terasa
lebih gurih dan memiliki tekstur yang lembut walaupun belum dibakar. Setelah itu
daging diolah bersama bumbu kemudian sate dibakar diatas bara api.
Aroma sate
sangat membuat perut keroncongan dan ingin segera mencicipi.
Penyajiannya,
setelah dibakar sate tidak dicampur bumbu langsung, bumbu disajikan secara
terpisah., sambalnyapun berbeda dengan sambal sate lain. karena sambal sate
ayam ambal ini adalah sambal tempe kedelai. Sama juga dengan sate lain, sate
ayam ambal ini disajikan dengan ptongan ketupat yang disesuakan dengan selera
pelanggan.
Siapa yang
tak kenal makanan khas dari Kebumen ini? yang berbahan dasar singkong, dan
pastinya banyak wisatawan ada pengendara yang lewat pasti mampir membeli
lanthing utuk sanak saudara yang ada dirumah. Lanthing mudah kita jumpai
didaerah karanganyar, gombong, adimulyo. Karena kebanyakan warga disana
berbondong-bondong membuat lanthing dari singkong itu. Yah, lumayan. Sekarang lanthing
disana menjadi mata pencaharian warga. Namun begitu, lanting juda tersebar
diberbagai penjuru. Lhanting juga banyak yang dipesan dari kota-kota lain.
lhanting ini dulunya berwarna dua macam, yaitu merah dan putih. Konon ceritanya,
lanthing dibuat sewaktu menjelang kemerdekaan untuk itu ada niat oleh
produsernya untuk menanam rasa cintanya terhadap Indonesia lewat makanan khas
lanthing ini. Makanan Lanthing ini juga terdiri dari kualitas yang berbeda
yaitu jenis super dan biasa. Untuk itu
harganya pun berbeda antara yang Lanthing Super dan Lanthing jenis biasa.
Sekalipun lebih mahal, jenis ini katanya lebih mudah untuk dijual. Permintaannya
banyak dari luar Kabupaten Kebumen. Namun sekarang lanthing hadir dengan rasa
yang berfariasi tidak hanya rasa bawang saja, ada rasa jagung, keju, pedas,dsb.
Tak ada
yang tidak tau buah satu ini, buah yang memiliki khasiat, dapat untuk buah,
komponer rujak, menyegarkan wajah, hingga lulur.
Didaerah
kebumen arah timur, tepatnya di kecamatan ktowinangun dan prembun, banyak
sekali berjejeran pedagang yang menjual bengkoang ini.
Sekedar
menyegarkan tubuh disaat perjalanan, diperkenankan untuk mampir. Hehehe harganya
terjangkau kok.
Kali ini
yang akan dibahas adalah nasi penggel, apa itu? Ini merupakan makanan khas yang
semakin susah dijumpai di kota kebumen.
Nasi
penggel adalah nasi putih yang dikepeli atau dibuat seperti bola pingpong.
Biasa disantap dengan lauk sayur lodeh gori (nangka muda) dan kikil sapi plus
tempe goreng dan kerupuk.
Nasinya
bukan sembarang nasi, karena menggunakan beras dari kualitas terbaik. Dan kikilnyapun
bukan sembarang kikil, karena kikil ini diambil dari kepala lembu, namun banyak
juga yang hanya menggunakan kikil biasa. Nasi penggel makin unik karena harus
disajikan di atas daun pisang agar tidak mengurangi kenikmatan. Soal harga
tidak usah khawatir, nasi penggel ini hanya membanderol Rp.7000 perporsi.
5.
Gembus dan Golak
Gembus
dan golak adalah makanan yang sering saya jumpai, apalagi setiap sore dan malam
hari. Saat pergi malam hari pasti ada rumah-rumahan kecil dipinggir jalan
dengan berlampukan sentir dan ditemani tungku api. Penjualnya kebanyakan orang tua.
Gembus dibuat dari singkong pilihan yaitu singkong yang bagus dan tidak
mengandung racun, karena ada beberapa jenis singkong yang mengandung racun.
Singkong dikuliti dan direndah terlebih dahulu untuk membuang racun atau zat
yang tidak diinginkan, dan dijemur. yang
telah diparut dan dicampur sedikit air, ditambah bumbu, dan diaduk-aduk kental
seperti lempung. Selanjutnya dibentuk menjadi Golak & Gembus dan digoreng
dengan minyak kelapa dibentuk bulat belubang seperti donat, ada juga golak bentuknya angka delapan. Gembus dan
golak ini enak dinikmati saat
masih hangat. Harganyapun sangat terjangkau. Pokoknya murah meriah deh.